Save Harimau Kebun BInatang
Dana
Dana Terkumpul
Rp 79,733,421
Target
Open Goal
7.97% Tercapai
Informasi Penggalang Dana
Verifikasi Penggalang Dana
Identitas: Terverifikasi
No Rekening Penerima: Terverifikasi
Dokumen Pendukung: Terverifikasi
Kota Jakarta Selatan
Kesejahteraan Hewan
Tujuan Penggalangan Dana
Donasi untuk pakan satwa khususnya karnivora, untuk kebun binatang di Sumatera dan Jawa Tengah. Setiap penyaluran harus melampirkan bukti penggunaan yang diverifikasi bantoo.id

Diawasi oleh
Legalitas

Harimau, macan, semua hewan pemakan daging atau karnivora yang ada di kebun binatang di seluruh Indonesia, mereka adalah hewan yang paling terdampak oleh pandemi. Mereka harus makan daging sebanyak 6-8 Kg per hari. Disaat harga daging tak kunjung murah, pemasukan kebun binatang pun sedang dalam kondisi sulit diterpa pandemi dan pembatasan pengunjung.

Tidak seperti di habitat aslinya, dimana mereka dapat mencari makan sendiri tanpa terpengaruh besar kecilnya pemasukan kebun binatang dari tiket masuk dan dana APBD. Para satwa buas di kebun binatang ini tidak mengerti mengapa porsi makan mereka berkurang. Meraka tidak mengerti mengapa kadang harus berpuasa tidak makan.

Di hampir seluruh Indonesia. Semua memberitakan kesulitan makan untuk hewan pemakan daging (karnivora ini). "Yang pertama kondisi ini betul disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang mana kurang lebih 2 tahun itu menyebabkan pemasukan, khususnya untuk Zoo Kebun Binatang ini sangat berkurang," begitu penuturan salah satu Direktur Kebun Binatang di salah satu lokasi di Sumatera.

"Untuk 11 harimau penghuni taman marga satwa kami, terpaksa tidak selalu diberi makan daging sapi, kami harus menghemat dangan memberi makan berupa daging ayam pedaging dan ikan air tawar. Bahkan dalam sepekan, terpaksa mereka harus berpuasa 1 hari." Begitu penuturan salah satu pengelola Taman Marga Satwa di suatu daerah di Jawa Tengah. Demikian juga dengan koleksi berupa hewan buaya. Karena harga daging sapi mahal, maka menu makan hanya diberi daging ayam pedaging dan ikan air tawar. 

Kepala Kebun Binatang ini , menyatakan bahwa kenaikan harga daging sapi cukup memberatkan pengelola kebun binatang untuk memberi pakan hewan buas. Sementara anggaran untuk kebutuhan pakan hewan buas.

Pengurus Taman Marga Satwa di sebuah kota besar di Sumatera mengatakan pemasukan utama kebun binatang itu berasal dari uang tiket pengunjung, lalu disusul oleh donasi dari masyarakat. "Yang pertama kondisi ini betul disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang mana kurang lebih 2 tahun itu menyebabkan pemasukan, khususnya untuk Zoo Kebun Binatang ini sangat berkurang,"

Berita miris ini terjadi di hampir semua kebun binatang di Indonesia. Mudah-mudahan penggalangan dana ini dapat sedikit membantu pembelian pakan daging segar untuk mereka. Donasi akan disalurkan kepada Kebun Binatang di daerah Sumatera Utara dan Jawa Tengah secara langsung oleh Relawan Bantoo.id. Mari kita patungan berikan daging, jangan biarkan mereka kurus dan kelaparan. Tekan tombol DONASI SEKARANG.

Sumber foto dan berita : Tribun News, Republika, Liputan6.com

Riwayat Donasi