Belas Kasih Capt. Ricoseta
Dana
Dana Terkumpul
Rp 23,797,861
dari target Rp 500,000,000
4.76% Tercapai
Sisa Waktu 30 Hari
Informasi Penggalang Dana
Yayasan Joyful Corpus Dunamos Centre (JCDC)
Verifikasi Penggalang Dana
Identitas: Terverifikasi
No Rekening Penerima: BCA a/n YAY. JOYFUL CORPUS DUNAMOS CENTRE
Dokumen Pendukung: Terverifikasi
Kota Kupang
Pemberdayaan Masyarakat
Pilihan Bantoo
Diawasi oleh
Legalitas

“Belas kasih adalah dasar dari segala kehidupan dan kita hidup dari belas kasih Tuhan di dalam kita” Capt Ricoseta Mafella

Perkenalkan, Ricoseta Mafella, seorang pilot pesawat komersil salah satu airlines di Indonesia. Masih ingat peristiwa gempa di Palu? Ya. Capt Ricoseta adalah salah satu manusia paling beruntung. Dikarenakan Capt. Ricoseta mendengarkan suara Tuhan, mengikutinya dan membuat beliau mengambil keputusan yang tepat, sehingga menyelamatkan 148 penumpang termasuk kru pesawat itu saat gempa tsunami dahsyat menerjang kota Palu tahun 2018 lalu. Dan apa yang dilakukan oleh almarhum Agung (petugas ATC menara bandara Mutiara, Palu) sangat luar biasa. Saat gempa mulai datang dan Capt. Ricoseta sedang rolling di landasan pacu, gempa belum dahsyat dan saat roda belakang Capt. Ricoseta mau lepas landas maka gempa 7.7 menghantam.

Atas pengorbanan almarhum. Agung tersebut mendorong Capt. Ricoseta untuk mengangkat cerita ini ke Presiden RI dan mengusulkan kepada Presiden, sehingga almarhum diangkat jadi pahlawan nasional dikarenakan sampai dengan terjadinya gempa almarhum tidak meninggalkan menara ATC.

Bagaimana kabar Capt Ricoseta sekarang? Sekarang beliau melayani masyarakat di daerah NTT atas dasar belas kasih Tuhan yang diterimanya. Capt Ricoseta bersama Yayasan JCDC sejak tahun 2019 berjuang untuk masyarakat NTT untuk keluar dari keterpurukan ekonomi lewat pengadaan air bersih.  Air adalah sumber kehidupan. Kondisi geografis dan iklim di NTT sangat menyulitkan untuk mendapatkan air bersih. Air untuk minum, air untuk pengairan sawah dan peternakan, air untuk menggerakkan ekonomi masyarakat NTT yang masih dibawah garis kemiskinan.  Kejadian badai siklon Seroja mengubah segalanya di NTT. Kondisi yang sudah serba sulit menjadi memburuk.

Perjuangan mendapatkan air tidaklah mudah bagi masyarakat NTT. Kondisi curah hujan yang sangat minim, perlu membuat sumur pompa. Biaya untuk pengeboran sumur pompa sangat mahal dapat mencapai Rp. 40 juta rupiah untuk dapat menemukan air pada kedalaman lebih dari 50 meter. Di daerah yang lebih landai, kedalaman sumur cukup sekitar 15 meter dengan biaya pengeboran sekitar Rp. 700.000, air sudah didapat.

Capt Ricoseta sedang memperjuangkan pengadaan 15-17 titik sumur bor pada kedalaman 15 meter, lengkap dengan toren penampungan, perpipaan untuk mengaliri air, pompa listrik dan pengecoran sumur bor.  15-17 titik sumur bor ini akan dibangun di daerah Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Dana untuk pengadaan sumur bor sedalam 15 meter memerlukan biaya: Rp. 4.226.000 per sumur. Total dana untuk pengadaan sumur bor sedalam 15 meter ini adalah Rp. 73.100.000,- Capt Ricoseta dan team juga akan mengadakan sumur bor dalam (>50 meter) di beberapa daerah. Pengadaan ini memerlukan dana yang besar mencapai 40 juta Rupiah per titik, hanya untuk biaya pengeboran (belum termasuk pompa, pipa, dll). Total akan dibangun 10 titik sumur dalam (> 50 meter).

“Saya sudah siap meninggalkan segalanya, bahkan saya siap tidur di jalan. Kami hanya bertiga, pemeliharaan Tuhan sungguh luar biasa, pertolongan terus datang dari hal kecil hingga hal besar”  Capt Ricoseta Mafella

Ayo kita bergerak bersama Capt Ricoseta ! Sebarkan berita pelayanan dan semangat kebaikan ini , tekan tombol SHARE. Kamu juga dapat membantu pengadaan air bersih untuk masyarakat NTT. 

Lakukan kebaikan sekarang juga! Tekan tombol DONASI SEKARANG.

Riwayat Donasi
Lihat Semua