Bantu Konservasi Gajah Bersama Sahabat Gajah
Dana
Dana Terkumpul
Rp 5,699,009
dari target Rp 100,000,000
5.70% Tercapai
Sisa Waktu 51 Hari
Informasi Penggalang Dana
Verifikasi Penggalang Dana
Identitas: Terverifikasi
No Rekening Penerima: Terverifikasi
Dokumen Pendukung: Terverifikasi
Kota Jakarta Selatan
Kesejahteraan Hewan
Tujuan Penggalangan Dana
Bantuan Konservasi Gajah Sumatera Setiap penyaluran harus melampirkan bukti penggunaan yang diverifikasi bantoo.id

Diawasi oleh
Legalitas

Seekor gajah jinak bernama Bunta, ditemukan mati di di Provinsi Aceh. Bunta, diduga mati karena makan makanan bercampur racun.

Seekor gajah betina ditemukan sudah menjadi bangkai dan mengeluarkan darah dari mulutnya di kilometer 48 Koto Pait Beringin, Dusun Pematang Gonting, Kecamatan Talang Muandau.

Seekor anak gajah di Kabupaten Bengkalis, Riau, kehilangan induknya di Dusun Kayu Api, Desa Kota Pait Beringin, Kecamatan Tualang Mandau. Sang induk gajah mati arena tersengat aliran listrik.

Berita kematian gajah karena di racun ataupun berkonflik dengan manusia sering kita dengar. Berbagai upaya konservasi gajah Sumatera telah dilakukan oleh berbagai pihak, namun kematian dan penrununan populasi masih berlangsung.

Keberadaan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Bengkulu kian terancam. Mengutip data dari Konsorsium Bentang Alam Seblat Bengkulu, saat ini populasi gajah liar yang ada di wilayah Seblat hanya tinggal 50 ekor. Jumlah ini pun terus menyusut setiap tahun.

Di Tahun 1990-an populasi gajah sempat berkisar antara 100 hingga 150 hingga ekor. Dalam satu dasawarsa terakhir angka kematian gajah yang tercatat mencapai 16 ekor. Sementara kurun waktu tahun 2018 hingga 2021, kembali ditemukan tiga ekor gajah mati.

"Jumlahnya terus berkurang. Mayoritas kematian tidak alami bukan karena sakit, sebaliknya diracun, ditembak atau diburu untuk diambil gadingnya. Kondisi ini diperparah dengan habitatnya yang terdesak akibat pembukaan lahan untuk perkebunan dan perambahan kayu,"

Gajah, mamalia besar yang nasibnya sekarang teracam. Mari kita bantu lembaga konservasi di Sumatera bersama Sahabat Gajah. Jangan sampai anak cucu kita tidak pernah melihat hewan ini, jangan biarkan populasi mereka semakin hilang. Tekan tombol DONASI SEKARANG.

Foto dan berita dari berbagai sumber

Riwayat Donasi